Desa Kapur mencatat peningkatan jumlah anak penderita stunting dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, berdasarkan data tahun 2023 hingga 2025. Kenaikan ini menjadi perhatian penting bagi pemerintah desa dan masyarakat dalam upaya pencegahan serta penanganan masalah gizi pada anak.
Pada tahun 2023, jumlah anak penderita stunting tercatat sebanyak 4 orang dari total 334 anak usia 0–2 bulan. Kemudian pada tahun 2024, angka tersebut meningkat menjadi 8 anak dari total 318 anak usia 0–2 bulan.
Peningkatan paling signifikan terjadi pada tahun 2025, di mana jumlah anak penderita stunting melonjak menjadi 14 orang dari total 619 anak usia 0–2 bulan. Data ini menunjukkan bahwa meskipun jumlah kelahiran atau jumlah anak usia dini meningkat cukup besar, kasus stunting juga mengalami kenaikan yang cukup tajam. Data ini bersumber dari Petugas KPM Desa Kapur, Sri Murtini dan Rusiah Pali Padang.
Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Kondisi ini dapat berdampak pada perkembangan fisik maupun kecerdasan anak dalam jangka panjang.
Pemerintah Desa Kapur bersama tenaga kesehatan terus meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan rutin ke posyandu, serta perhatian khusus bagi ibu hamil dan balita guna menekan angka stunting di tahun-tahun mendatang. Pemerintah Desa Kapur terus memberikan bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) kepada 10 Posyandu Anak dan 1 Posyandu Lansia yang ada di Wilayah Desa Kapur, selain itu juga ada Pemberian Makanan Tambahan Khusus untuk Ibu Hamil serta ada juga pemberian bantuan susu formula dalam rangka pengasuhan anak melalui Bina Keluarga Balita (BKB). Semua program ini dijalankan dari tahun ke tahun hingga tahun 2025.
Dengan adanya perhatian bersama dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan kasus stunting di Desa Kapur dapat ditekan sehingga kualitas kesehatan anak-anak menjadi lebih baik.