Desa Kapur, Kecamatan Sungai Raya — Data pendidikan menjadi salah satu bagian penting dalam menggambarkan kondisi kependudukan suatu wilayah. Berdasarkan Data Agregat Kependudukan Kecamatan Sungai Raya Semester II Tahun 2025, Desa Kapur memiliki jumlah penduduk yang tersebar dalam berbagai jenjang pendidikan, mulai dari belum sekolah hingga pendidikan perguruan tinggi.
Berdasarkan data tersebut, penduduk Desa Kapur yang tercatat belum sekolah sebanyak 5.123 jiwa. Sementara itu, penduduk yang tidak tamat Sekolah Dasar (SD) berjumlah 1.168 jiwa, dan penduduk yang telah tamat SD sebanyak 3.458 jiwa.
Pada jenjang pendidikan menengah, tercatat sebanyak 2.294 jiwa berpendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 3.433 jiwa berpendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Desa Kapur memiliki latar belakang pendidikan yang beragam.
Sementara pada jenjang pendidikan tinggi, terdapat 53 jiwa dengan pendidikan Diploma II (D2), 263 jiwa lulusan Diploma III (D3), 560 jiwa berpendidikan Strata 1 (S1), 27 jiwa berpendidikan Strata 2 (S2), serta 1 jiwa yang tercatat memiliki pendidikan Strata 3 (S3).
Berdasarkan data tersebut, penduduk Desa Kapur yang tercatat belum sekolah sebanyak 5.123 jiwa. Sementara itu, penduduk yang tidak tamat Sekolah Dasar (SD) berjumlah 1.168 jiwa, dan penduduk yang telah tamat SD sebanyak 3.458 jiwa.
Pada jenjang pendidikan menengah, tercatat sebanyak 2.294 jiwa berpendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 3.433 jiwa berpendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA). Data tersebut menunjukkan bahwa masyarakat Desa Kapur memiliki latar belakang pendidikan yang beragam.
Sementara pada jenjang pendidikan tinggi, terdapat 53 jiwa dengan pendidikan Diploma II (D2), 263 jiwa lulusan Diploma III (D3), 560 jiwa berpendidikan Strata 1 (S1), 27 jiwa berpendidikan Strata 2 (S2), serta 1 jiwa yang tercatat memiliki pendidikan Strata 3 (S3).
Data agregat kependudukan berdasarkan pendidikan ini dapat menjadi salah satu gambaran penting bagi Pemerintah Desa Kapur dalam melihat kondisi sumber daya manusia di wilayahnya. Informasi tersebut juga dapat menjadi bahan pendukung dalam penyusunan program pembangunan desa, khususnya yang berkaitan dengan bidang pendidikan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pemberdayaan masyarakat.